Mimpi-mimpi muncul bertalu-talu
Gaungnya tak henti mengerang
Tak bersekat dan tak berongga
Aku terperangkap!
Dan di balik dinding bisu
Peluh membasahi sekujur tubuh
Tulang-tulangku bergemeretak ngilu
Aku mengerang!
Di sudut kamar ini, ditemani celoteh cicak
Aku terkenang..
Semua hampa, desisku lirih
Karena negeri tak bertuan ini
Bersujud mengais doa..
( Dee, May 4’2007.. 10.55 PM )